Selamat Datang

Selamat datang di blog Pasar Domba Garut pusat investasi usaha peternakan domba Garut di Desa Sindangsari Kec. Sukasari Kab. Sumedang Jawa Barat, Contact Person: Agus Sukradita, phone: 085312882277

Menu

Minggu, 19 Agustus 2012

Pola tanam Rumput Gajah untuk pakan domba

Rumput gajah (napier grass) memiliki daya tumbuh dan berkembang yang luar biasa cepat, mampu bertahan hidup diberbagai kondisi lahan dan sangat suka terhadap pemupukan. Rumput gajah juga dapat tumbuh 3 - 5 tahun dilahan yang sama, dengan demikian rumput gajah juga sangat cocok dijadikan tanaman utama untuk memenuhi kebutuhan pakan hijauan ternak domba. rumput gajah tidak hanya mampu tumbuh  dilahan kosong (ditanam secara monokultur) bahkan rumput gajah dapat tumbuh dengan baik apabila ditanam disela sela tanaman tahunan (interkultur) seperti yang tampak pada gambar diatas.

Dengan fokus memanfaatkan lahan khusus ditanami rumput gajah, seorang peternak domba tidak perlu merasa bahwa sebidang tanahnya itu kurang bermanfaat karena pada hakekatnya kita sedang menanam domba yang tentu saja nantinya akan memberi keuntungan kepada kita. Ibarat kita menanam jagung atau singkong untuk kepentingan pakan itik, lalu kenapa tidak dengan rumput gajah demi menjamin kelangsungan usaha ternak domba?

Menanam rumput gajah itu mudah apabila mengetahui caranya dengan benar, cukup dengan memperhatikan lima aturan berikut maka rumput gajah yang dibudidayakan akan memberikan hasil yang tinggi.
  1. Stek.
  2. Pola tanam.
  3. Pemupukan.
  4.  Pengairan.
  5. Panen.

Adapun mengenai pengolahan lahan, perlakuaanya sama saja dengan cara seperti khendak menanam tanaman lainnya yaitu dimulai dengan pembersihan rumput liar atau ilalang, lalu dilanjutkan dengan pencangkulan/bajak, kemudian penggemburan tanah dan agar memberikan hasil yang maksimal ditebar kan pula pupuk kandang.

1. Tekhnik pemotongan batang rumput gajah untuk dijadikan stek.
    Stek diambil dari rumpun rumput gajah yang sehat dan memiliki akar yang banyak . Gambar dibawah mudah mudahan bisa lebih memberikan gabaran.
2. Pola tanam rumput gajah.
  • Jarak tanam antar lubang.
    Rumput gajah ditanam disetiap lubang berdiameter 15 – 20 cm dengan kedalaman 15 – 20 cm, jarak dalam baris 90 cm sedangkan jarak antar baris 60 cm.
  • Pupuk kandang dalam lubang.
    Agar memberikan hasil maksimal pada setiap lubang diberi satu genggaman pupuk kandang atau kira kira setara dengan 100 kg per 100 m² luas lahan.
  • Cara menanam stek.
    Setiap lubang ditanam 2 – 3 batang stek dengan masing masing stek pada posisi miring. Pastikan 2 mata ruas dari setiap stek terkubur dalam tanah. Manfaat menanam lebih dari satu stek disetiap lubang adalah sebagai jaga jaga andai terdapat stek yang membusuk atau tidak tumbuh dengan baik.
  • Menilik pola tanam rumput gajah seperti diatas maka dibutuhkan sekitar sekian atus ebu batang stek untuk setiap 100 m². cape ngitung plus belum tentu bener jumlahannya, meningan bikin aja yang banyak ga usah dihitung
3. Pemupukan.
  • Pemupukan sudah harus dilakukan 15 hari setelah tumbuh tunas pertama. Campuran 3.5 kg urea, 2.6 kg TSP dan 2.0 kg pupuk MP per 100 m². Pada periode ini dilakukan juga penyiangan gulma serta penggemburan tanah kemudian pengurugan tanaman.
  • Pemupukan selanjutnya dilakukan setiap kali setelah pemotongan (panen) dan setelah penggemburan serta pengurugan tanaman dengan tanah. 2.6 kg pupuk urea per 100 m² sudah cukup untuk periode ini.
rumput gajah umur 17 hari.
4. Pengairan
    Musim tanam yang ideal tentu saja pada saat saat menjelang musim hujan. Adapun pengairan pada musim kering bisa dilakukan setiap 15 -20 hari sekali.
5. Panen
  • Masa panen
    Rumput gajah sudah dapat dipanen pada usia 60 hari sejak awal penanaman. Panen kedua dan seterusnya setiap 45 hari sekali juga cukup baik untuk dikonsumsi ternak.
    Cara panen
    Agar tunas baru tumbuh dengan baik, pemotongan khendaknya dilakukan pada ketinggian 5 – 7 cm dari pangkal batang. Cara ini juga dianjurkan untuk menghindari pakan yang ditempeli larva parasit cacing.
    ***
"Semoga uraian singkat tentang tata cara menanam rumput gajah ini dapat bermanfaat."
”Selamat hari raya eidulfitri 2012”
“taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum”
"minal aidin wal faidzin”
“mohon maaf lahir dan batin”



2 komentar:

  1. Terimaksih gan,artiklnya sgt mnarik,sdikit brbagi pngalaman dg pr ptrnak yth,kalo btrnak dg pakan rumput mmang bagus,tp kndalanya bg yg lahannya terbatas,bs mnjadi problem trsendiri. Disni kami mnawarkan satu cara utk sdikit meringankn biaya pakan ternak,yaitu dg cara pmbuatan PMT/Pengganti Makanan Ternak,dg bahan yg mudah kita peroleh,tentunya tdk terlepas dari keseimbangan nutrisi dlm pakan tsb.Hewanpun tak ubahnya sperti manusia,jg mmbutuhkn asupan gizi, karbohidrat,protein,vitamin,serat,dll,tak ubahnya mahluk lain. Dg dmikian kita mncari bahan yg murah,dan mudah kita peroleh. Caranya kita cari bahan yg termasuk kelompok serat,bs dg jerami( damen,debog/pohon pisang,rendeng),enceng gondok,dll.utk proteinnya bs dg kleci,ampas tahu,kdelai tepung,dll,sdg krbohidratnya bs kita peroleh dari ampas ketela,bkatul,jagung,dll,bs kita pilih mana yg mudah kita peroleh.Setelah bahan2 tsb lengkap,baru kita fermentasi utk dibuat konsentrat yg bs utk pakan trnak yg bagus,dg PK 19%,utk mngejar prtumbuhan daging yg max,skitar 2,5kg/minggu. Dg fermentasi basah misalnya pakai gdebog pisang,stelah kita cacah,kita campur dg smua bahan,terus kita fermentasi/ tutup rapat 1jam,siap saji,skali bikin bs utk pakan puluhan hari,kita bs tanpa ngrumput/ngarit,tiap hari.Bahkan utk 10 ekor kambing bs dg 2 batang gdebog bs utk pakan 1minggu. bila kita menginginkan yg lbih tahan lama lagi,kita bs bikin konsentrat yg kering,misalnya dari jerami/daun kering ,dg fermentasi 24jam,siap saji,dan bs tahan puluhan tahun asal terlindung dari hujan&matahari...085 329 329 575,smoga mnfaat,,amiin,trims

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar anda.