Selamat Datang

Selamat datang di blog Pasar Domba Garut pusat investasi usaha peternakan domba Garut di Desa Sindangsari Kec. Sukasari Kab. Sumedang Jawa Barat, Contact Person: Agus Sukradita, phone: 085312882277

Menu

Rabu, 08 Agustus 2012

Birahi dan Sinkronisasi Birahi Domba Garut.



1. Birahi (estrus)
Praktek inseminasi buatan (IB)
    Pubertas  (birahi pertama) untuk ternak domba, terjadi pada umur 6 - 12 bulan.Oleh karena pada pubertas organ kelamin belum sempurna maka dianjurkan ternak dikawinkan setlah umur 1 tahun. Pada masa birahi, disertai ovulasi (masaknya ovum atau telur).
    Masa birahi terjadi hanya beberapa saat, yaitu sewaktu hormon estrogen mencapai puncaknya. Masa birahi domba terjadi 24 - 36 jam, dari terjadinya birahi ke birahi berikutnya disebut siklus etrus. Satu siklus etrus  domba yaitu 16 - 18 hari.
    Jumlah ovum setiap ovulasi untuk domba 1 -3 buah/siklus, tapi pada kasus tertentu ada juga yang mempunyai ovum 4 - 5 buah/siklus.
    Domba betina yang mengalami birahi dapat di lihat dari tanda-tanda vulvamengalami oedema, kemerahan, dan sering keluar lendir, kemaluannya terasa hangat bila disentuh, tingkah laku libido meningkat, terlihat dari seringnya menggosok gosok pantat atau menaiki hewan lainnya, selalu gelisah, mengembek (ribut) terus,napsu makan turun, kalau di dekati dinaiki dan dikawini pejantan akan diam, serta ekor selalu digerak gerakan.

2.Sinkronisasi birahi
Salah satu pejantan yang memenuhi syarat
   Sinkronisasi  birahi atau penyerentakan birahi pada hewan betina adalah upaya agar beberapa hewan mengelami birahi secara serentak pada hari yang relatif sama atau sekitar 2-3 hari. sikronisasi ini bermanfaat bagi domba yang dipelihara secara perkawinan, secara intensif, terutama dalam program inseminasi buatan (IB).
   manfaat yang lain dari sikronisasi birahi, peternak dapat membuat pola produksi dengan mengatur perkawinan, penyapihan, serta
penjualan ternak sesuai dengan berat dan umur yang dikehendaki.
    cara sikronisasi ada dua macam, yaitu memperpanjang atau mempercepat siklus birahi.
a.  memperpanjang siklus birahi  
     siklus birahi dapat  di perpanjang  dengan pemberian progesteron, FGA (flourogeston aceta), atau MAP(medroxy flourogeston aceta). 
Pemberian hormon tersebut ada beberapa macam: 
  1. Pemberian 12-25 mg progesteron / ekor / hari yang disuntikan secara intramusculair (i.m., suntikan di bawah kulit)
  2. pemberian 2-6 mg/ekor /hari FGA secara inflamen atau intravaginal dengan peresapan sopan selama 9-17 hari 
  3. pemberian MAP 50-60 mg/ekor/hari intravaginal dengan peresapan sopan selama 15-18 hari
  4. pemberian progestogen (progestogen sistetis) selama 12-21 hari secara intravaginal dengan peresapan sopan setelah 2-3  hari di cabut,diberikan PMSG (pregnan mere serum genodofroge ).
b. Mempercepat siklus birahi
  1. memberikan prostaglan din F2.a 1,25 -7,5 mg /ekor dan progesteron yang disuntikan secara i.m. 1-2 dengan interval 10-14 hari, waktu birahi setelah pemberian hormon ini agak lama. namun, kemungkinan terjadinya perkawinan  lebih besar dan secara pemberian estrogen karen sel telur sudah masak.
  2. untuk ternak yang catatan birahinya baik, dapat dipercepat masa birahinya dengan hormon estrogen yang di serap pada spon dan diletakkan di vagina. setelah kira-kira 24 jam, ternak tersebut telah menunjukkan birahi. estrogen yang dugunakan adalah berasal dari OB (oestradiol benzoat). dalam pengajian efektifitas OB untuk sikrinisasi birahi, keberhasilannya 86,5 %. walaupun domba telah birahi, belum tentu ada ovum yang masak sehingga keberhasilan dan perkawinan lebih kecil dibandingkan cara pertama. oleh karenanya, metode ini disarankan hanya untuk domba yang mempunyai masa estrus/ birahi lebih dari 14 hari.perlu diingat bahwa hewan yang di perlukan sinkronisasi tersebut harus benar-benar tidak dalam keadaan bunting atau setelah melahirkan atau sudah siap untuk bunting.



Bersambung,


Sudah cape nih..he..he..he. Tunggu artikel berikutnya, besok.......
 


3 komentar:

  1. Infonya manta boss
    thanks yup... ini yang saya cari.

    BalasHapus
  2. ur well come bro :D

    sok aja dijelajahi :)

    BalasHapus
  3. Wooow mantap... terimakasih infonya broow, saya tertarik untuk ternak nich.....

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar anda.