Selamat Datang

Selamat datang di blog Pasar Domba Garut pusat investasi usaha peternakan domba Garut di Desa Sindangsari Kec. Sukasari Kab. Sumedang Jawa Barat, Contact Person: Agus Sukradita, phone: 085312882277

Menu

Penyakit yang sering menyerang ternak domba.





Semangat berternak karena memahami penyakit ternak itulah ujar salah seorang peternak senior kepada penulis via email. Penyakit ternak bukan untuk ditakuti justru sebaliknya untuk dijadikan pedoman dalam tatacara berternak yang benar karena pada faktanya penyakit ternak itu ada!

      1.    Antrax

Sering disebut penyakit radang limpa menular yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis yang mampu menyerang domba semua umur.

       2.   Parasit Cacing.

       Penyebab penyakit cacingan pada ternak domba semua umur yang diakibatkan oleh tiga jenis parasit cacing Trematoda (cacing hisap), Nematoda (cacing gilig) dan Cestoda  (cacing pita).

      3.   Pasteurellosis.

Penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Pasteurella,  jenis bakteri anaerobik fakultatif (bakteri yang mampu bertahan hidup tanpa oksigen dan tetap berfungsi dalam berbagai kondisi). Pasteurella Multocida dan Mannheimia haemolytica (Pasteurella Haemolytica) adalah dua spesies Pasteurella yang dituding terlibat dalam berbagai penyakit Pasteurellosis baik secara bersama sama maupun sendiri sendiri. Domba yang terinfeksi pasteurellosis cenderung memisahkan diri dari kawanan domba lain. Infeksi pasteurellosis terhadap domba bisa terjadi setiap saat sepanjang tahun, namun untuk anak domba sering terjadi pada bulan September hingga Nopember.
 
      4.   Diare.

Penyebab diare pada neonatal (anak domba usia 0 – 1 bulan) dan anak domba dibawah umur 12 bulan adalah: bakteri, virus, parasit dan nutrisional.
  • Flystrike (serangan lalat atau belatung yang hinggap pada luka ditubuh domba).
  • E Coli (bakteri yang menifeksi makan dan minum.
  • Rotavirus (mata rantai kelompok virus).
  •  Cryptosporidum spp. (parasit yang menginfeksi makanan dan minuman),
  • Salmonella spp. (bakteri yang menifeksi makan dan minuman).
  • Coccidiosis (parasit protozoa),
  • Parasit pada saluran pencernaan (cacing).
  • Costridium perfringins (bakteri penyebab keracunan makanan).
  • Rumen acidosis (penyakit yang disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi  biji bijian).
  • nutrisional.


  5.   Cacar mulut.
  •   merupakan penyakit menular dan zoonosis yang disebabkan oleh virus.


        6.   Penyakit akibat kekurangan zat zat penting dalam tubuh.

  •  Titani adalah penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan calcium (Ca) dan mangan.
  •  Kelumpuhan banyak diderita oleh induk domba bunting tua (saat saat menjelang kelahiran), masa persalinan (saat saat setelah melahirkan) dan laktasi (masa menyusui) sebagai akibat dari kekurangan Calsium (Ca).
  • Diare yang diakibatkan oleh kekurangan cobalt (Co) dalam tubuh akan mengganggu penyerapan vitamin B12.
  • Beberapa penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan copper/tembaga (Cu).
  • White muscle disease adalah penyakit gangguan pada otot sebagai akibat dari kekurangan selenium dan vitamin E dalam pakan yang dikonsumsi. Anak domba yang baru lahir sangat rentan terhadap serangan penyakit ini.


       7.   Penyakit perut kembung.

Terdapat dua jenis penyakit perut  kembung:
  • Perut kembung berbusa (perut kembung padang rumput).
  • Perut kembung gas bebas.


       8.   Penyakit kudis.
  • penyakit kudis pada domba umumnya disebabkan oleh serangan tungau mutiara putih.


       9.   Penyakit dermatitis.
  • dermatitis juga biasa disebut eksim adalah peradangan ada kulit yang ditandai dengan kulit kemerah merahan, pembengkakan blister (melepuh pada kulit) dan keluarnya cairan yang disertai rasa gatal. Pada domba bisa terjadi pada bagian kaki, wajah (sekitar mulut dan kelopak mata), dan bagian bawah perut (alat kelamin dan kelenjar susu pada domba betina). Dermatitis merupakan penyakit kulit menular yang menyerang domba segala usia.

  10.    Mastitis.
  • Masitis adalah peradangan kelenjar susu atau ambing pada domba betina. Istrilah mastitis berasal dari bahasa Yunani: mastos (payudara) dan itis (peradangan). Mastitis bisa menjadi masalah yang signifikan pada domba yang dipelihara secara intensif.


       11.   Arthritis (radang sendi)

  • Arthritis pada domba adalah suatu peradangan pada sendi kaki yang mengakibatkan hilangnya produksi, hilangnya nilai karkas dan bahkan kematian. Penyebab utama arthritis adalah bakteri yang masuk kedalam tubuh melalui kulit yang rusak. Seekor anak domba sangat rentan terhadap arthritis: 1. Pada saat baru lahir dengan infeksi melalui tali pusar, 2. Terluka pada saat dicukur bulu dan 3. Akibat terluka lainnya.
***

1 komentar:

Silahkan tinggalkan komentar anda.